Materi konjungsi/kata penghubung (Pengetahuan B.Indonesia)
Wednesday, 15 January 2020
Add Comment
Pengertian Konjungsi
Konjungsi (kata penghubung) adalah kata tugas yang fungsinya menghubungkan antarklausa, antarkalimat, dan antarparagraf. Kata penghubung antarklausa biasanya terletak di tengah-tengah kalimat, sedangkan kata penghubung antarkalimat di awal kalimat (setelah tanda titik, tanda tanya, dan tanda seru), adapun kata penghubung antar paragraf letaknya di awal paragraf.
Contoh Konjungsi :
- Farid sedang membaca danadiknya sedang bermain catur.
- Saya mau pergi kalaupekerjaan rumah saya selesai.
- Engkau berangkat sekarang atau engkau ketinggalan kereta.
Konjungsi juga dapat menghubungkan 2 kata atau frasa. Konjungsi seperti dan serta atau, misalnya, bisa digunakan untuk membentuk frasa seperti :
- Tono dan Ali
- hidup atau mati
Konjungsi dalam bahasa Indonesia dapat dikelompokkan ke dalam konjungsi intra kalimat dan konjungsi antar kalimat. Kata penghubung intrakalimat (antar klausa) adalah kata yang menghubungkan klausa induk dan klausa anak. Dalam konjungsi intrakalimat (antar klausa) juga ada 2 jenis kata penghubung atau konjungsi, yaitu konjungsi koordinatif dan konjungsi subordinatif. Sedangkan konjungsi antar kalimat adalah kata yang menghubungkan kata yang satu dengan lainnya. Berikut penjelasan konjungsi intra dan antar kalimat.
1. Konjungsi Intra Kalimat
1. Konjungsi Intra Kalimat
Konjungsi intra kalimat (Antar Klausa) Adalah kata yang menghubungkan klausa induk dan klausa anak. Kata penghubung antar klausa biasanya terletak di tengah-tengah kalimat. Dalam intra kalimat (antar klausa) juga ada dua jenis kata penghubung atau konjugsi, yaitu :
- Konjungsi Koordinatif
yaitu kata penghubung yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang memiliki status sederajat, diantaranya : dan, atau, tetapi, sedangkan, melainkan, lalu, kemudian, padahal.
Contoh kalimat dengan konjungsi koordinatif :
- Dia menangis dan istrinya pun tersedu-sedu.
- Dia mencari saya dan adik saya.
- Aku yang datang ke rumahmu atau kamu yang datang ke rumahku.
- Saya atau kamu yang akan menjemput Ibu?
- Dia menangis, tetapi istrinya hanya terdiam saja.
- Sebenarnya Kartini pandai, tetapi.
Jika salah satu atau kedua-duanya akan dinyatakan, maka orang sering memakai dua konjungsi secara bersamaan, yakni dan/atau dengan garis miring di antara kedua kata itu.
- Kami mengundang Ketua dan/atau
- Para dekan dan/atau pembantu dekan pertama diminta hadir.
- Konjungsi Subordinatif
Konjugsi Subordinatif, yaitu kata penghubung yang menghubungkan dua klausa atau lebih yang tidak sama derajatnya, diantaranya : ketika, sejak, kalau, jika, supaya, biar, seperti, sehingga, setelah, andai, bagai, ibarat, karena. Berikut adalah jenis-jenis konjungsi subordinatif.
Contoh Konjungsi | Contoh |
Hubungan waktu | Sesudah, setelah, sebelum, sehabis, sejak, selesai, ketika, tatkala, sementara, sambil, seraya, selagi, selama, sehingga, sampai |
Hubungan syarat | Jika, kalau, jikalau, asal(kan), bila, manakala |
Hubungan pengandaian | Anadaikan, sekiranya, seandainya, seumpamanya |
Hubungan tujuan | Agar, biar, supaya |
Hubungan konsesif | Biarpun, meskipun, sekalipun walau(pun), sunguhpun, kendatipun |
Hubungan pemiripan | Seakan-akan, seolah-olah, sebagaimana, seperti, sebagai, laksana |
Hubungan penyebaban | Sebab, karena, oleh karena |
Hubungan pengakibatan | Sehingga, sampai (-sampai), maka(-nya) |
Hubungan penjelasan | Bahwa |
Hubungan cara | Dengan |
Contoh kalimat dengan konjungsi subordinatif :
- Pak Buchori sudah meninggal ketika dokter datang.
- Saya akan naik haji jika tanah saya laku.
- Saya pasti akan memaafkannya seandainya dia mau mengakui kesalahannya.
- Narto harus belajar giat agar naik kelas.
- Dia takut kepada saya seolah-olah saya ini musuhnya.
- Hari ini dia tidak masuk kantor karena
- Ali tidak mau membayar utangnya, padahal dia mempunyai uang.
Konjungsi Antar Kalimat
Konjungsi antar kalimat adalah kata yang menghubungkan kalimat yang satu dengan kalimat yang lainnya. Dalam penggunaanya, konjungsi antar kalimat menyatakan makna yang berbeda-beda, diantaranya : oleh karena itu, sebelum itu, namun, akan tetapi, kecuali itu, dengan demikian, sesudah itu, selain itu, sebaliknya. Konjungsi antar kalimat di awal kalimat (setelah tanda titik, tanda seru, atau tanda tanya). Berikut adalah contoh konjungsi antarkalimat.
Contoh Konjungsi | Makna |
Biarpun demikian/begitu, sekalipun demikian/begitu walaupun demikian/begitu, meskipun demikian/begitu | Menyatakan kesediaan untuk melakukan sesuatu yang berbeda atau pun bertentangan dengan yang dinyatakan pada kalimat sebelumnya |
Kemudian, sesudah itu, setelah itu, selanjutnya | Menyatakan kelanjutan dari peristiwa atau keadaan pada kalimat sebelumnya |
Tambahan pula, lagi pula, selain itu | Menyatakan adanya hal, peristiwa, atau keadaan lain di luar dari yang telah dinyatakan sebelumnya. |
Sebaliknya | Mengacu ke kebalikan dari yang dinyatakan sebelumnya |
Sesungguhnya, bahwasanya | Menyatakan keadaan yang sebenarnya. |
Malah(-an), bahkan | Menguatkan keadaan yang dinyatakan sebelumnya |
(akan) tetapi, namun, kecuali itu | Menyatakan keadaan pertentangan dengan keadaan sebelumnya |
Dengan demikian | Menyatakan konsekuensi |
Oleh karena itu, oleh sebab itu | Menyatakan akibat |
Sebelum itu | Menyatakan kejadian yang mendahului hal yang dinyatakan sebelumnya |
Baca Juga : materi kata berimbuhan
Fungsi Konjungsi
Fungsi konjungsi menghubungkan :
- Kata dengan kata.
- Frasa dengan frasa.
- Klausa dengan klausa.
- Kalimat dengan kalimat.
- Paragraf dengan pragraf (konjungsi antarparagraf dinamakan transisi)
Kata Penghubung “dan”
Kata penghubung ini untuk menyatakan “gabungan biasa” dipakai pada bagian berikut:
Di antara dua buah kata kerja
Contoh:
- Mereka makan dan minum di kelas
- Ibu mencuci dan menyetrika pakaian kami
Di antara dua buah klausa (bagian kalimat) dalam sebuah kalimat majemuk/luas
Contoh;
- Saya mau piano dan adik menggesek biola
- Ali belajar bahasa Inggris dan kakaknya belajar bahasa Arab
Kata Penghubung “dengan”
Ini berfungsi sebagai pernyataan “gabungan biasa”, bisa juga dipakai diantara dua buah kara benda. Contoh:
- Dia dengan anaknya sudah datang
- Saya menggunting dengan gunting.
0 Response to "Materi konjungsi/kata penghubung (Pengetahuan B.Indonesia)"
Post a Comment